Jumat, 30 November 2012

4 Benda Sehari-hari yang Bahaya Jika Dipakai Bergantian


Jakarta - Berhati-hatilah bagi Anda yang sering meminjam telepon genggam orang lain. Menurut penelitian, handphone merupakan salah satu benda yang paling banyak mengandung bakteri.

Sebuah penelitian yang dilakukan London School of Hygiene and Tropical Medicine pada 390 handphone, menemukan bahwa hampir semua ponsel mengandung bakteri. Beberapa di antaranya mengandung 1000 jenis kuman, seperti Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan E.Coli yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Selain handphone, para peneliti percaya ada beberapa benda yang berbahaya jika dipakai secara bergantian karena bisa menularkan bakteri jahat. Seperti yang dikutip dari Daily Mail, berikut empat benda tersebut.

1. Keyboard dan Mouse Komputer
Sebuah jajak pendapat yang dibuat oleh lembaga konsumen, Which? menemukan bahwa keyboard komputer di kantor-kantor mengandung kuman lima kali lebih banyak dari dudukan toilet. Begitu juga dengan mouse komputer, menurut University of Arizona, rata-rata mouse mengandung 1.676 mikroba per inci persegi.

Hal tersebut tentu tidak terlalu mengejutkan karena 10 persen dari pekerja kantor mengklaim tidak pernah membersihkan keyboard mereka. Hal ini semakin diperparah dengan fakta bahwa setengah dari karyawan kantor makan siang di meja kerja mereka sehingga remah-remah makanan yang berjatuhan jadi pemicu berkembangnya koloni bakteri.

2. Handuk
Handuk dikatakan dapat membawa semua jenis kuman mulai dari yang umum hingga virus penyebab masalah kulit seperti kutil. Oleh karena itu, para pakar kesehatan menyarankan agar menghindari memakai handuk orang lain atau secara bergantian.

"Handuk merupakan tempat perkembangbiakan yang sempurna bagi kuman karena lembab. Orang menggunakan handuk untuk mengeringkan daerah bawah dan bukan hal tak mungkin Anda yang memakai handuk orang lain terkena bakteri fekal (bakteri yang terdapat dalam kotoran, darah atau urin)," ujar Dr Ron Cutler, seorang ahli mikrobiologi dari University of London.

3. Sikat Gigi
Ada beberapa keluarga atau pasangan yang sering menggunakan sikat gigi yang sama secara bergantian. Masalahnya, kuman yang terkandung dalam sikat gigi hampir sama dengan kuman yang ada pada toilet. Peneliti dari Manchester University mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 100 juta bakteri hidup pada satu buah sikat gigi, termasuk E.coli, staphylococcus, streptokokus dan kandida.

Selain bahaya kuman, kebiasaan meminjam sikat gigi orang lain juga bisa membuat Anda mendapatkan masalah gigi di kemudian hari. Menurut Dr Phil Stemmer, seorang dokter gigi di Fresh Breath Centre, mengatakan," Jika seseorang memiliki kerusakan gigi atau gusi meradang, berarti mereka memiliki tingkat bakteri streptokokus yang tinggi di dalam mulut dan sikat gigi mereka. Anda bisa mendapatkan masalah gigi atau kondisi gusi buruk jika berbagi sikat gigi dengan mereka."

4. Pulpen
Sebaiknya pikirkan kembali jika Anda ingin meminjam atau meminjamkan alat tulis kepada teman. Menurut survei pada 1000 warga Amerika serikat, satu dari lima pekerja kantor mengaku seringkali menghisap atau menggigiti ujung pena mereka. Pulpen yang dimiliki oleh para akuntan disebut-sebut pulpen dengan kontaminasi bakteri paling banyak, yaitu 2.400, bila dibandingkan dengan pengacara yang hanya 670.
sumber: wolipop.com

Warsito P Taruno, Pencipta Alat Pembasmi Kanker


Semula Warsito P Taruno adalah ahli tomografi yaitu ilmu atau teknologi tentang cara “melihat” reaksi dalam reaktor baja atau bejana tak tembus cahaya. Namun didorong keinginan membantu kakaknya yang mengidap kanker payudara, dia berhasil menciptakan alat pembasmi kanker.

Alat berbentuk rompi yang didalamnya berisi lempengan logam yang dialiri listrik dari baterai itu terbukti berhasil menyembuhkan penyakit kanker sang kakak. Tak hanya itu doktor lulusan Universitas Shizuoka, Jepang ini juga berhasil mengembangkan alat itu untuk membasmi kanker otak, kanker usus, dan sebagainya.

Bahkan kini, alat pembasmi kanker ini juga digunakan oleh sebuah jaringan rumah sakit di India. “Kami sudah melakukan kesepakatan kerjasama pemanfaatan alat ini untuk pasien rumah Sakit Apolo di India. Ini sebuah jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai kota di India,” ujar Warsito yang mendirikan CTechs Laboratory di ruko Modernland, Tangerang ini.

Selain India, sejumlah dokter dari Belgia juga sudah menyatakan keinginannya menggunakan alat pembasmi kanker ini untuk pengobatan di salah satu negara Eropa itu. Selain itu, dokter dari Belgia ini juga bersedia membantu pengembangan alat yang ditemuka Warsito. Bahkan bersedia menjadi semacam perwakilan di Eropa.

Alat yang menggunakan prinsip radiasi listrik statis, telah menyembuhkan seorang pasien penderita kanker otak kecil. “Alhamdulillah, setelah pemakaian dua bulan pasien dinyatakan sembuh total. Saya mendapat salinan hasil CT-Scan otak pasien oleh tim dokter rumah sakit,” kata Warsito.

Saat ini, kantor Warsito tak hanya ramai dengan aktivitas penelitian tomografi, namun juga banyak di kunjungi penderita kanker. Tak hanya datang dari sekitar Ibu Kota, para penderita datang dari berbagai daerah. Bahkan beberapa diantaranya ada pasien yang datang dari Singapura dan Malaysia.

Warsito tidak mengambil keuntungan besar dari alat temuannya ini. Hanya saja mengingat banyaknya penderita yang datang, saat ini tim yang dimpimpinnya baru bisa menyelesaikan pesanan alat bagi penderita sekitar satu bulan. Alat tersebut dipakai disesuaikan dengan kondisi penyakit kanker yang diderita.

Menurut Warsito, alat pembasmi kanker yang dikembangkan sedang dalam proses sertifikasi oleh Balitbang, Kementerian Kesehatan. Dia mengatakan, metode radiasi listrik statis berbasis tomografi ini, sepenuhnya hasil karya anak bangsa yang bakal menjadi terobosan dalam dunia kedokteran.

Selain akan merevolusi pengobatan kanker secara medis, kata dia, juga akan meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan pasien atau keluarganya. “Yang pasti ini akan mengubah metode pengobatan yang selama ini menggunakan radiasi berisiko tinggi dan berbiaya mahal,” kata pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah yang melakukan post doctoral di Ohio University, Amerika ini.

Saat ini sudah banyak penderita yang memakai dan sembuh setelah memakai alat ini. Saat awal memakai, penderita biasanya ditandai dengan keringat yang bau menyengat serta feses berwarna hitam. Meski demikian ia mengakui bahwa alat yang dia temukan itu masih perlu dielaborasi lebih jauh terutama dari sisi ilmu kedokteran.
sumber: ciputraentrepreneurship.com

Apakah Anda Kena Diabetes? Cari Tahu dengan 10 Pertanyaan Ini


Jakarta, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penderita diabetes terbesar di dunia. Pola makan dan gaya hidup harus benar-benar diperhatikan agar terhindar dari penyakit ini.

Nah, apakah Anda terkena diabetes? Cari tahu jawabannya dengan menjawab 10 pertanyaan berikut, seperti dikutip dari health.india.com, Kamis (22/11/2012):

1. Apakah nafsu makan Anda meningkat akhir-akhir ini?

Nafsu makan yang meningkat disebut pula sebagai polifagia, terjadi ketika kadar gula darahnya tinggi. Sel-sel di dalam tubuh akan merasa kelaparan, karena tidak dapat menggunakan glukosa yang berada di dalam aliran darah. Hal inilah yang membuat seseorang selalu merasa kelaparan.

2. Apakah Anda lebih sering buang air kecil?

Hal ini menunjukkan poliuria disebabkan oleh tingginya jumlah glukosa dalam urin.

3. Apakah Anda sering merasa haus?

Ini bisa jadi merupakan polydypsia yang disebabkan oleh peningkatan buang air kecil dan hilangnya cairan.

4. Apakah berat badan Anda menurun meskipun nafsu makan besar?

Dalam diabetes, tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa yang tersedia. Karena ketiadaan bahan bakar, akhirnya lemak pun dibakar. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan.

5. Apakah belakangan ini Anda merasa lelah sepanjang hari?

Karena cadangan glukosa yang tidak digunakan, tubuh tidak mampu untuk mendapatkan energi dan karenanya merasa lebih lelah.

6. Apakah Anda merasa kesemutan di kaki dan jari-jari atau ada sensasi mati rasa?

Tingkat glukosa yang tinggi dalam tubuh dapat mempengaruhi saraf sehingga dapat menyebabkan kesemutan atau 'neuropati diabetes'. Terkadang menyebabkan mati rasa di pinggiran tubuh.

7. Apakah Anda mengalami infeksi lebih sering daripada sebelumnya?

Tingkat gizi berkurang dalam sel-sel tubuh sehingga dapat menurunkan kekebalan. Akibatnya sering mengalami infeksi terutama di saluran kemih, kulit, dan vagina.

8. Apakah penglihatan Anda menjadi kabur?

Bentuk dan fleksibilitas lensa mata berubah karena gula darah yang tinggi, sehingga mendistorsi kemampuan mata untuk fokus. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur.

9. Apakah luka di tubuh Anda lama sembuh?

Karena sistem kekebalan tubuh yang lemah maka infeksi memiliki kecenderungan meningkat. Karena itu penyembuhan luka pada penderita diabetes pun menjadi lama.

10. Apakah Anda sering uring-uringan atau depresi akhir-akhir ini?

Hal ini bisa terjadi karena pasokan dan nutrisi glukosa ke otak menurun.

Jika Anda menjawab ya untuk 10 pertanyaan tersebut, maka sepertinya Anda memiliki gejala diabetes. Segeralah pergi ke dokter untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan penanganan medis yang tepat dan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, Anda tidak perlu dihantu penyakit ini.
sumber: health.detik.com

Lampu Warna Biru, Pengusir Kantuk Pengganti Kopi yang Tak Pakai Beser


Jakarta, Kopi terbukti paling ampuh untuk mengusir rasa kantuk. Namun efek samping kopi kurang disukai para pengendara mobil karena bikin beser dan harus sering-sering berhenti mencari toilet. Alternatifnya, pasang saja lampu biru di kabin.

Para ilmuwan di Universite Bordeaux Segalen baru-baru ini membuktikan nyala lampu berwarna biru sama manjurnya dengan efek kafein dalam kopi dalam mengusir kantuk. Tentunya tanpa disertai beser atau sering buang air kecil seperti yang terjadi usai minum kopi.

Temuan ini diharapkan bisa menginspirasi desain mobil atau kendaraan yang lebih aman di masa mendatang. Dengan memasukkan lampu berwarna biru sebagai bagian dari desain interior mobil moderen, maka angka kecelakaan akibat pengemudi mengantuk diharapkan akan berkurang.

Eksperimen terhadap 48 pengemudi yang menempuh jarak 400 km menunjukkan, tingkat kesalahan yang dilakukan pengemudi berkurang berkat lampu biru. Pelanggaran marka jalan dilakukan 15 kali oleh pengemudi yang terpapar lampu biru, 13 kali pada pengemudi yang minum kopi dan 26 kali pada pengemudi yang tidak mendapat apa-apa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE ini membuktikan bahwa warna biru bisa meningkatkan kewaspadaan dengan merangsang sel-sel ganglion retina. Dikutip dari Daily Mail, Kamis (29/11/2012), sel-sel tersebut terdapat pada retina yakni lapisan yang terletak di bagian belakang bola mata.

Sel-sel ganglion retina tersebut juga terhubung dengan saraf-saraf kesadaran. Oleh karena itu, rangsang di bagian ini bisa menungkatkan sekresi atau pelepasan melatonin yakni hormon yang membuat orang bisa terjaga dan tetap awas sepanjang malam.

Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sepertiga korban kecelakaan di jalan raya berhubungan dengan rasa kantuk. Gara-gara mengantuk, pengemudi bisa kehilangan kewaspadaan, kemampuan refleks dan persepsi visual dalam arti penglihatannya menurun.

sumber: health.detik.com

Keren! Indonesia Punya Google Street View


Jakarta - Berkelana dengan memanfaatkan layanan pemetaan Google kini lebih mudah. Tak hanya bisa mencari melalui Google Maps via satelit, pengguna di Indonesia sudah bisa pakai Google Street View. Asyik!

Menjadi negara ke-45, Indonesia akhirnya disambangi Street View dari Google. Hari ini, Jumat (23/11/2012), bertempat di Cow Feed, Epicentrum Walk, Jakarta, Google dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif resmi meluncurkan layanan tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, hadir meresmikan layanan Street View di Tanah Air. Ini menjadi penanda, mobil Google Street View segera beroperasi mengumpulkan data berupa foto.

"Kami punya lebih dari 10 mobil yang dilengkapi kamera 360 derajat untuk memfoto tempat-tempat yang nantinya dimasukkan ke data Street View," ujar Google Product Manager, Andrew McGlinchey.

Jakarta menjadi kota pertama yang akan didata. Street View pun nantinya akan 'menjelajah' kota-kota lain dan daerah terpencil. Dikatakan Andrew, foto-foto ini akan diupdate per satu atau dua tahun.

"Google Street View adalah fitur dari Google yang memungkinkan penggunanya melihat keadaan sebenarnya di suatu tempat. Meski sudah ada sejak tahun 2007, namun baru tahun ini akhirnya hadir di Indonesia," jelas Andrew.

Tak lupa, Andrew memaparkan empat hal penting dari Google Street View. Pertama, foto yang diambil hanyalah yang ada di tempat umum. Kedua, data tidak bersifat realtime. Dengan demikian, pengguna tidak bisa melihat apa yang sedang terjadi hari ini.

Untuk keamanan dan privasi, semua wajah orang dan plat nomor kendaraan akan dibuat blur atau buram. Terakhir, Google punya kewenangan menghapus foto jika dianggap melanggar privasi seseorang, perusahaan atau pemerintahan.
Sumber: Inet.detik.com

KEMAMPUAN-KEMAMPUAN MENAKJUBKAN DARI OTAK BAYI


Jakarta, Apa yang dapat dilakukan oleh bayi mungkin dianggap hal yang sepele bagi orang dewasa karena bayi belum dapat mengimbangi percakapan orang dewasa. Tetapi sebenarnya bayi dapat membuktikan kepandaiannya. Setelah para ilmuwan menemukan cara untuk mengungkap kemampuan bayi, ternyata bayi memiliki banyak kemampuan otak yang cukup cerdas dan menakjubkan.

Kira-kira kemampuan menakjubkan apa saja yang ada pada otak bayi?

Berikut 9 kemampuan menakjubkan dari otak bayi seperti dikutip dari LiveScience, Rabu (14/3/2012) antara lain:

1. Mengetahui siapa yang memiliki kedudukan lebih tinggi

Dari usia 10 bulan, bayi mengetahui dan mengerti hal-hal yang cukup benar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Science menunjukkan bayi mengerti hirarki (urutan kedudukan) sosial dan mengetahui ukuran yang dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab.

2. Mengerti ekspresi emosi anjing

Bahkan sebelum bayi dapat mengatakan kata 'mama' dan 'papa', bayi telah dapat menguraikan dan mengerti emosi anjing. Sebuah studi pada tahun 2009 menemukan bayi usia 6 bulan telah dapat menunjukkan bahasa tubuh yang sesuai.

"Emosi adalah salah satu hal pertama yang dapat ditangkap bayi dalam dunia sosial," kata pemimpin peneliti Ross Flom, seorang profesor psikologi di Brigham Young University, Utah.

Hasil studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Developmental Psychology.

3. Memahami suasana hati dan emosi

Sementara bayi masih belum dapat berbicara, ia mungkin tahu kapan orang dewasa sedang merasa terpuruk. Sekitar usia 5 bulan, bayi dapat secara akurat memilih sebuah lagu yang dapat membangkitkan emosi positif.

Hal tersebut berdasarkan hasil sebuah penelitian yang telah diterbitkan pada tahun 2010 dalam jurnal Neuron. Pada usia 9 bulan, bayi juga dapat mengidentifikasi suara sedih dari beberapa lagu.

4. Dapat menari mengikuti irama musik

Berbicara tentang musik, bayi tidak dapat jika tidak bereaksi ketika mendengar musik tersebut. Tidak hanya telinga bayi yang dapat mengikuti ketukan, bayi sebenarnya dapat menari. Hal tersebut berdasarkan hasil sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010.

Bayi dapat melakukan gerakan tari dengan tangan, kaki dan badannya sesuai dengan irama atau alunan musik. Kemampuan menari adalah bawaan pada manusia, meskipun para peneliti tidak yakin mengapa hal tersebut dapat berevolusi.

Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences.

5. Meniru tindakan orang lain

Sebuah studi pada tahun 2009 mengungkapkan ketika bayi berusia 9 bulan yang melihat orang dewasa sebagai sebuah objek, maka daerah motor di otak bayi akan diaktifkan seolah-olah benar-benar melakukannya.

Para peneliti studi menunjukkan bahwa neuron cermin yang banyak berperan. Bayi memiliki kemampuan prediktif yang dapat membantunya menanggapi tindakan orang lain. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Biology Letters.

6. Belajar dengan cepat saat tidur

Menurut sebuah studi pada tahun 2010, bayi rupanya bisa belajar bahkan saat tidur. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti yang melibatkan 26 bayi yang sedang tidur.

"Seperti bayi yang baru lahir menghabiskan sebagian besar waktu mereka tidur, kemampuan tersebut mungkin penting untuk dapat cepat beradaptasi dengan dunia di sekitarnya dan membantu untuk memastikan kelangsungan hidup bayi," kata peneliti.

Hasil studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences.

7. Bayi dapat mengerti suara yang ditujukan pada mereka

Dalam sebuah studi pada tahun 2006, bayi yang berusia 7 bulan dapat mengerti suara atau bunyi yang ditujukan pada mereka. Hasil studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences.

8. Dapat membedakan dua bahasa yang berbeda

Pada penelitian pada tahun 2007 yang telah diterbitkan dalam jurnal Science menunjukkan bahwa, bayi usia 4-6 bulan dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat orang yang berbicara kepadanya mengucapkan kalimat dalam bahasa yang berbeda.

Hal tersebut menunjukkan bahwa bayi dapat membedakan antara kedua bahasa tersebut. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi mulai memahami tata bahasa, pengolahan tata bahasa dan kata-kata secara bersamaan pada usia 15 bulan.

"Bayi yang baru lahir dapat dikatakan cerdas dalam bahasa karena bayi memiliki kemampuan dengan mudah belajar salah satu bahasa di dunia," kata psikolog George Hollich dari Purdue University.

9. Dapat menilai karakter orang cukup baik

Mengelompokkan orang lain sebagai bermanfaat atau berbahaya sangat penting ketika memilih teman. Dan kemampuan tersebut dapat mulai dimiliki sejak bayi.

Kemampuan menilai karakter dapat menjadi langkah pertama bayi dalam pembentukan moral. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan pada tahun 2007 di jurnal Nature.

sumber: Detikhealth.com

Jamur dan Teh Hijau Efektif Cegah Kanker Payudara


Jamur dan teh hijau ternyata obat mujarab. Dalam penelitian, wanita Cina yang memakan jamur dan minum teh hijau secara signifikan akan terhindar dari kanker payudara dan kanker lainnya. Peneliti Australia yang mengembangkan hal ini mengungkapkannya, Rabu (18/3) ini

Min Zhang, peneliti Universitas Australia mempelajari diet dari 2.018 perempuan di Kota Hangzhou, Cina Tenggara, yang separuhnya mengidap kanker payudara antara Juli 2004 dan September 2005.

Kanker payudara merupakan kanker yang cukup banyak diidap wanita di seluruh dunia. Min mengatakan, rata-rata empat sampai lima wanita di Cina lebih rendah terserang kanker ini. “Kami simpulkan bahwa diet ketat dengan memakan jamur akan mengurangi resiko kanker sebelum dan sesudah menopause wanita Cina,” ujar Min. “Resiko kanker payudara secara signifikan akan berkurang dengan tingginya penggunaan diet jamur, baik jamur segar atau kering akan sama-sama efektif.”
Memakan sedikitnya sepuluh gram atau kurang dari itu setiap hari, akan ada efek yang menguntungkan. Wanita yang mengkonsumsi jamur segar akan berefek dua sampai tiga kali lebih aman dari resiko kanker payudara dibandingkan yang tidak memakan jamur.

Kombinasi jamur dan teh hijau juga akan lebih efektif dari pada hanya makan jamur saja atau minum teh hijau saja. “Penemuan kami, adalah penelitian pertama kepada manusia dari efek gabungan antara teh hijau dan jamur. Jika dikonfirmasi dengan peneliti lainnya mempunyai potensi untuk diproteksi dalam pengembangan kanker payudara yang menggunakan intervensi diet yang murah.”
Penelitian ini juga telah di publikasikan di jurnal kanker dan satu seri dalam penelitian Asia oleh Min dan timnya mengenai efek anti-carcinogenic pada phytochemicals.